Cerita ini bertutur tentang sebuah perubahan yang terjadi di sebuah desa ketika teknologi mulai memainkan perannya. Dengan dibalut cerita keseharian keluarga masa kini, kita akan dibawa mengembara ke sebuah desa bernama Panjalu yang mengalami perubahan, setidaknya sebagaimana yang dirasakan oleh tokoh Ayah yang kemudian menceritakan perbedaan antara Panjalu masa lalu dan sekarang kepada anaknya…
Cerita “Cenderawasih Si Burung Bidadari” yang ditulis oleh Dwi Pratiwi berasal dari daerah Papua Barat. Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bernama Kweiya yang tinggal di Hutan Sparken. Ia membuat sayap dari pintalan benang dan menyelipkan jarum di ketiaknya. Seketika anak laki-laki itu berubah menjadi burung yang indah bernama burung cenderawasih. Anggota keluarga lainnya…
Buku ini bercerita tentang hal yang dialami oleh Bagas dan teman-temannya yang hampir terlena oleh keasyikan bermain telepon seluler. buku ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak bangsa untuk selalu kreatif menciptakan permainan anak. Sehingga, anak-anak zaman now tidak terpaku dan kecanduan pada permainan gadget (gawai). Agar Anak-anak Indonesia juga menjadi generasi yang keren di …
Buku yang berjudul Cahaya-Cahaya Kecil ini terdiri atas lima cerita pendek. Setiap cerita pendek bertokoh utama sama, yaitu bapak, ibu, dan dua anaknya yang duduk di bangku SD. Tokoh utama didominasi oleh anak-anak usia SD karena buku ini ditujukan bagi siswa SD. Latar tempat yang dipilih adalah Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Temanya cukup beragam, meliputi cinta tanah air, cinta alam ling…
Cerita ini berkisah seputar tempat di daerah Bandung utara dengan menghadirkan tokoh anak yang bernama Dodo. Nama tempat di sekitar Bandung utara itu umumnya merupakan tempat wisata yang sudah lama, dan ada juga yang tempat baru sebagai bentuk adanya perubahan sebuah daerah. Cerita ini pun mengulas pentingnya air bagi kehidupan tokoh Dodo. Selain itu, diungkap pula tempat sejarah terkait sumber…
Cerita "Di Balik Derita Si Boru Tombaga" yang ditulis oleh Buha Aritonang berasal dari Sumatera Utara. Cerita ini mengisahkan sepasang suami istri yang tidak mempunyai keturunan anak laki-laki. Keluarga mereka hanya diberi keturunan dua anak perempuan yaitu Boru Tombaga dan Boru Buntuon. Permasalahan muncul saat kedua orang tua tersebut meninggal karena sang anak tidak bersedia memberikan hart…
Masyarakat Barito Timur mengenal beberapa jenis karya sastra lisan berupa peribahasa, pantun, mantra, dan cerita rakyat. Dari beberapa jenis karya sastra lisan tersebut, banyak karya yang menggunakan kosakata bahasa daerah yang arkais atau berhubungan dengan masa yang lampau dan berciri kuno sehingga tidak dapat dipahami maknanya oleh masyarakat sekarang. Penulis berusaha menyajikan cerita yan…
Buku berjudul Deli dan Teteruga Kampung Bahari ini mencoba mengajak anak-anak sebagai pembaca untuk mencintai laut sebagai habitat bagi beragam biota laut. Buku ini secara khusus juga bercerita tentang kondisi penyu yang kian hari kian sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kecintaan anak-anak terhadap salah satu satwa laut yang makin langk…
Sosok Susi Pudjiastuti adalah sosok yang sangat penting untuk dikenal generasi milenial. Saat anakanak dan remaja begitu gandrung dan terinspirasi oleh penyanyi atau artis, mereka harus dikenalkan pada satu sosok yang nyata yang telah memberi dampak dan perubahan besar bagi alam dan masyarakat Indonesia. Kiprah Susi Pudjiastuti yang konsisten terhadap apa yang diyakininya, tentang kerja keras…
Cerita “Danau Laut Tador” yang ditulis oleh Agus Mulia merupakan cerita yang berasal dari Sumatera Utara. Di sebuah kampung terpencil di Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, hiduplah sepasang suami istri. Kehidupan mereka normal, persis dengan keluarga lainnya di kampung itu. Kehidupan mereka semakin lengkap dengan hadirnya seorang anak laki-laki yang diberi nama Tador. Namun, Tador selalu…